Berita

Bantul Ikuti Lomba Petani Tebu 2013

Rabu Pon, 3 Juli 2013 11:28 WIB 3552

Tebu merupakan salah satu komoditas andalan Kabupaten Bantul dengan luas areal pada musim tanam tahun 2012/2013 mencapai 1.448,24 ha dengan produktivitas rata-rata 712 kuintal/ha. Produktivitas ini masih cukup rendah mengingat potensi lahan di Kabupaten Bantul. Kementerian Pertanian sub sektor perkebunan telah mencanangkan program swasembada gula nasional pada tahun 2014. Upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula tersebut dilakukan dengan kegiatan di sektor on farm dan sektor off farm. Dari sektor on farm antara lain melalui perbaikan bahan tanam, penataan varietas tebu, intensifikasi/rawat ratoon, bongkar ratoon dan perluasan areal. Dari sektor off farm misalnya dengan revitalisasi pabrik gula. Permasalahan yang dihadapi dalam rangka mewujudkan swasembada gula antara lain produktivitas dan rendemen yang masih rendah, lahan yang relatif sempit dengan ketersediaan lahan yang sangat terbatas, penggunaan bibit belum sesuai anjuran teknis, serta dalam hal sumber daya manusia belum mengaplikasikan teknologi budidaya tebu sesuai baku teknis. Kendala tersebut mampu diatasi apabila baik petani maupun petugas mau bekerja secara profesional. Lomba petani komoditas tebu dalam rangka peningkatan produksi, produktivitas dan mutu tanaman semusim tahun 2013 merupakan kegiatan rutin dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY yang diharapkan mampu meningkatkan semangat, motivasi serta prestasi bagi para petani tebu untuk melaksanakan budidaya yang lebih baik lagi sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas guna mendukung tercapainya swasembada gula nasional. Acara yang dilaksanakan Senin (01/07) lalu di area parkir Goa Selarong, Guwosari, Pajangan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bantul, Direktur PT Madu Baru, Camat Kecamatan Pajangan, Lurah Desa Guwosari, Kepala BPP Kecamatan Pajangan dan Kapolsek Pajangan. Sebagai wakil pada lomba petani komoditas tebu tahun 2013 ini adalah bapak Zainuri dari KT Argo Rosan, Kedung, Guwosari, Pajangan dengan pendampingan dan pemberdayaan dari Dipertahut Bantul. Tim penilai lomba sendiri terdiri dari Dishutbun DIY, PG Madiukismo, dan akademis dari INSTIPER Yogyakarta. Aspek penilaian lomba antara lain aspek teknis yang meliputi cara budidaya, pemupukan, pengolahan tanah, dan pemilihan bibit. Selain itu dinilai pula aspek sosial dan ekonominya. Pemenang lomba mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan dari Dishutbun DIY. Wakil dari kabupaten ini dipilih oleh tim teknis yang terdiri Dipertahut Bantul, APTR (Asosiasi Petani Tebu Rakyat), KPTR (Koperasi Petani Tebu Rakyat), unsur Pemda Bantul dari bagian hukum, dan BKP3 Bantul. Tahun 2012 lalu yang mewakili Kabupaten Bantul adalah Bapak Sujianto dari Petung, Bangunjiwo, Kasihan dan berhasil merebut juara II tingkat DIY. (desH)